Kamis, 03 Oktober 2013

Pemuda dan Bangsa

Momentum sumpah pemuda, mengingatkan kita akan pentingnya peran besar pemuda dalam sejarah negara bangsa kita.Sejarah perjuangan bangsa Indonesia mencatat pemuda sebagai ujung tombak dalam mengantarkan bangsa dan negara Indonesia merdeka. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 meletakkan fondasi pembentukan Bangsa Indonesia.

 "Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." ( Ir. Soekarno )

Pemuda saat ini mengadapi tantangan berbeda untuk menemukan kembali perannya. Selain itu, juga menguatnya apatisme terhadap persoalan masyarakat (bangsa), rendahnya jiwa kepemimpinan dan jiwa patrionisme, rendahnya etos kerja, kemandirian, dan kemampuan bersaing. Pemuda yang diharapkan membawa perubahan dalam pembangunan, terjebak perilaku korup, dan mudah dibeli oleh kelompok dan golongan elit untuk kepentingan politik. Pemuda menjadi massa yang memenuhi jalan-jalan karena bayaran. Bergabung dengan organisasi kepemudaan yang jauh berbeda dengan semangat pemuda yang memperjuangkan keadilan. Permasalahan sosial yang muncul di kalangan pemuda seperti hamil di usia sekolah, aborsi, pelacuran, hingga penyakit menular, bahkan muncul kasus anak bermasalah dengan hukum (ABH).
Anak muda seperti kehilangan identitasnya. Diperlukan proses pembentukan identitas pemuda yang berkelanjutan di tengah ketiadaan sosok pemimpin dan panutan pemuda yang membanggakan. Oleh karena itu, upaya yang harus kita dorong bersama  adalah bagaimana agar pemuda memiliki karakter yang kuat, terbangunnya kewargaan lewat pendidikan dan dialog terus-menerus. Bagaimana Pemuda dapat memperjuangkan hak-haknya lewat pelibatan aktif sebagai warga. Dibukanya ruang yang lebih luas bagi pemuda lewat forum, kelompok dan komunitas untuk dapat  berekspresi, menyuarakan pendapatnya serta ikut dalam kesempatan pengembangan diri. Tanggung jawab ini, bukan hanya pemuda, tetapi negara ikut bertanggungjawab membentuk identitas kebangsaan dan menjamin ruang bagi anak muda dan pemuda lewat kebijakan.
Dalam perspektif politik, pemuda merupakan individu atau komunitas warga negara yang terus-menerus menempa diri tanpa mengenal batas waktu dan mengaktualisasikan segenap potensinya untuk menjadi pemimpin di masa depan. Diluar potensi pemuda yang begitu besar, terdapat beragam persoalan yang dihadapi pemuda saat ini diantaranya adalah terkait isu kebangsaan.  Hal ini menjadi tantangan bagi pemuda untuk mendapatkan kembali peranannya dalam  sejarah Indonesia. 
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar