Kamis, 26 Desember 2013

TENTANGKU




Saya akan memulai dengan memperkenalkan identitas diri saya. Nama saya adalah “Rosyiqoh Qurrota A’yunin” yang biasa dipanggil oleh teman-teman dengan panggilan “Rosyiqoh” yang mempunyai arti dan makna yang sangat indah. Karena sebuah nama yang diberikan orang tua kepada seorang anak adalah do’a, dan saya juga berharap untuk bisa menjadi makna dari arti nama tersebut. Saya lahir di Sidoarjo, pada hari senin, tanggal 09 september 1996 saya merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Saya tinggal di sebuah desa yang bernama “Ganting” di kecamatan “Gedangan“ pada kabupaten “Sidoarjo”.
Saya masuk dan mulai bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada umur lima tahun. Dan dikatakan lulus kelas enam pada umur sepuluh tahun, saya bisa dikatakan sebagai murid termuda di dalam angkatan saya. Sekolah MI itu terletak pas di samping rumah saya, setelah selesai mencari ilmu di sebuah sekolah madrasah yang cukup sederhana.Kemudian saya melanjutkan bersekolah dijenjang selanjutnya, yakni di SMP dan MA di dalam pondok pesantren modern yang memakai sistem bilingual dalam kesehariannya. Pada kedua masa ini, saya tetap menjadi murid termuda di dalam ankatan saya, akan tetapi itu semua tidak pernah menjadi masalah dan hambatan dalam mencari ilmu yang bermanfaat. 
Dan sekarang ini saya telah mengambil pendidikan di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di UIN SUNAN AMPEL SURABAYA yang menurut saya ini merupakan pilihan terbaik di antara yang lain.

Menjadi seorang guru adalah cita-cita di masa kecil saya. Selain itu, dulu saya juga pernah bercita-cita untuk menjadi dokter, akan tetapi cita-cita itu tidak bertahan lama. Dan cita-cita lain juga pernah ada ketika di masa MA dulu, tetapi karena ada beberapa faktor yang membuat saya berfikir untuk tidak lagi menginginkannya. Kemudian dengan seiring berjalannya waktu ternyata Allah SWT lebih mengizinkan saya untuk menjadi cita-cita di masa kecil saya yaitu menjadi seorang guru. Bagi saya seorang guru itu istimewa, seperti kata kiyasan bahwa guru bagaikan pahlawan tanpa tanda jasa. 
Dan cita-cita di masa kecil saya untuk menjadi seorang guru profesional semua itu terwujud pada empat tahun kedepan setelah saya diwisuda dengan nilai terbaik dan mendapatkan gelar S1 di “UIN SUNAN AMPEL SURABAYA”. Selain mendapat gelar S1 dan menjadi seorang guru MI yang profesional, saya juga telah mendapatkan seorang lelaki yang baik dan sholeh yang akan menjadi imam di dalam hidup saya hingga akhir hayat nanti. Selain itu saya tidak lupa dengan jasa, pengorbanan serta kebaikan yang diberikan oleh orang tua kepada saya. Karena setiap anak tidak akan pernah bisa membalas semua yang telah diberikan orang tua, maka yang bisa saya lakukan hanyalah membahagiakan orang tua saya dan tetap mendoakan orang tua saya hingga akhir hayat nanti. Semua itu akan terjadi empat tahun ke depan dengan keyakinan, kepastian, serta harapan yang menyertainya.